L

Header Ads
Tiny Star

Hati perempuan laksana danau

kau tak akan tahu isinya kalau hanya sekadar mendayung perahu dipermukaan

Perjalanan...

Bersamamu ternyata jalan ini lebih indah, meski kadang tak mudah

Ketika kau bertanya apa warna yang kusuka

ketahuilah, bahwa aku suka sekali warna langit ketika matahari hendak bersembunyi

Indah?

...dan surga jauh lebih Indah

Menurutmu mana yang lebih kuat antara karang atau ombak?

Bagiku Ombak lebih kuat sebab meski tahu akan pecah tetapi dia tetap memenuhi janji pada pantai

Tampilkan postingan dengan label Tips Gratis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Gratis. Tampilkan semua postingan

Mendengarkan

Seni berbicara itu adalah mendengarkan.
Hehe.. entahlah, tiba-tiba terfikir kalimat janggal itu di kepalaku yang penjelasannya saja aku tidak mengerti bagaimana. Yang pasti menurutku, seorang pembicara yang baik haruslah seorang pendengar yang baik, sehingga dia bisa paham bagaimana rasanya mendengar kalimat-kalimat yang dibicarakan, menghindari kalimat berulang dengan makna sama meskipun untuk penekanan, memilih kalimat-kalimat efektif yang meski tidak banyak tapi tepat sasaran.

susahkah menjadi pendengar?? sejatinya tidak_ sebab anotomi tubuh manusia sudah membantu agar hal tersebut menjadi mudah, dengan ketersediaan dua telinga, seharusnya kita lebih mudah untuk mendengarkan daripada berbicara tapi sayangnya kebanyakan kita menafikan hal itu.

contoh sederhana, betapa seringnya kita memotong pembicaraan orang lain tanpa sempat menunggu dia selesai berujar padahal kalimatnya tidak terlalu panjang.

dua telinga dikalahkan oleh satu mulut..! dan akibatnya, pesan menarik yang harusnya dapat kita tangkap menjadi tidak sampai.

kemudian, hal lucu yang seringkali terjadi adalah

hahaha.. lucu bukan? merasa menjadi orang paling menderita seantero jagad. padahal mungkin lawan bicara punya masalah lebih penting yang akan diperdengarkan.

'memberi tanggapan',, juga termasuk salah satu kesulitan kebanyakan pendengar, 
dan parahnya..

 lebih parah lagi jika..

ah.. ternyata tidak mudah memang jadi pendengar,, jadi solusinya mungkin:

*gambar diambil disini

Daun Kelor Vs Dunia

“Dunia tak selebar daun kelor”. Sejak berseragam putih-merah, nama kelor sudah tidak asing lagi ditelingaku, seolah daun itu sebagai mantra penyelamat ketika guru bahasa Indonesia memerintahkan untuk memberi satu contoh peribahasa.

Pernah suatu kali aku bertanya pada guru bahasa indonesia “daun kelor itu selebar apa?” dan jawaban yang kuterima: “yang pasti tidak selebar dunia”.. ah_ jawaban yang tepat.. jawaban yang membuatku sangat penasaran akan lebarnya dunia, jawaban yang membuatku berjanji untuk mengenal daun kelor lebih dekat: mengapa dia yang dijadikan perbandingan dunia, bukan daun bawang, daun singkong atau daun seledri,, kan lebih mudah dikenal ketimbang daun antah berantah yang kutaksir guru bahasa Indonesia-ku saja tidak tau. *maaf ya pak-buk..

Baiklah,, daun kelor: dengan nama latin morenga oleifera,, mirip daun katuk dan dibeberapa daerah dijadikan sebagai sayuran,  obat-obatan dan ternyata juga berfungsi untuk menahan longsoran tanah karena system akar tumbuhan kelor. *terima kasih untuk yang buat peribahasa.

Menurut penelitian:
Perbandingan gram, daun kelor mengandung:
7 x vitamin C pada jeruk
4 x calcium pada susu
4 x vitamin A pada wortel
2 x protein pada susu
3 x potasium pada pisang

Organisasi ini juga menobatkan kelor sebagai pohon ajaib setelah melakukan studi dan menemukan bahwa tumbuhan ini berjasa sebagai penambah kesehatan berharga murah selama 40 tahun ini di negara-negara termiskin di dunia. Pohon kelor memang tersebar luas di padang-padang Afrika, Amerika Latin, dan Asia. National Institute of Health (NIH) pada 21 Maret 2008 mengatakan, bahwa pohon kelor “Telah digunakan sebagai obat oleh berbagai kelompok etnis asli untuk mencegah atau mengobati lebih dari 300 jenis penyakit. Tradisi pengobatan ayurveda India kuno menunjukkan bahwa 300 jenis penyakit dapat diobati dengan daun moringa oleifera.

Manfaat utama daun kelor adalah
  1. Meningkatkan ketahanan alamiah tubuh
  2. Menyegarkan mata dan otak
  3. Meningkatkan metabolisme tubuh
  4. Meningkatkan stuktur sel tubuh
  5. Meningkatkan serum kolesterol alamiah
  6. Mengurangi kerutan dan garis-garis pada kulit
  7. Meningkatkan fungsi normal hati dan ginjal
  8. Memperindah kulit
  9. Meningkatkan energi
  10. Memudahkan pencernaan
  11. Antioksidan
  12. Memelihara sistem imunitas tubuh
  13. Meningkatkan sistem sirkulasi yang menyehatkan
  14. Bersifat anti-peradangan
  15. Memberi perasaan sehat secara menyeluruh
  16. Mendukung kadar gula normal tubuh


Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya. Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).
(dari Wikipedia ^^)

Nah.. rahasia besar yang hendak kubagi untuk remaja putri: daun kelor bisa menghilangkan flek hitam pada wajah,untuk ibu hamil: daun kelor dapat menstabilkan Hb darah, dan untuk ibu menyusui: sebagai pelancar ASI (selain daun katuk).

Tapi ingat: semua yang berlebihan itu tidak baik,, maka jangan mengkonsumsi daun kelor secara berlebihan sebab katanya sih dapat menyebabkan kerusakan hati, ginjal dan pembentukan sperma ketika dosis melebihi 1000 Mg/kg BB. 
*terima kasih lagi untuk yang membuat peribahasa.

edisi Sakit Kepala

Ah.. sakit kepala dan pusing,, tapi ingin memaksaku menatap layar_ sekadar untuk berbagi sedikit kisah dan semoga bermanfaat.

Siang kemarin, seorang teman menelponku dan dari sanalah sakit kepala ini bermula tapi belum berakhir hingga kisah ini kutulis. Aku punya dua handphone, salah satunya smartphone yang katanya beradiasi tinggi sehingga untuk mengurangi dampaknya, kugunakan handsfree. Satu lagi handphone biasa yang kupikir tidak begitu berbahaya jadi nyaris satu jam kuhabiskan untuk berbincang dengannya tanpa handsfree atau alat bantu apapun, ternyata pikiran itu salah.. kurasakan dampaknya hingga detik ini.

Berikut masalah berkenaan dengan handphone yang baru saja kudapatkan dimesin pencari, jadi tulisan ini berasal dari berbagai sumber:

Sakit Kepala, Pusing-Pusing, Kehilangan Konsentrasi
Swedia. Riset yang disponsori industry ponsel terhadap 11.000 pengguna ponsel 4 – 5 kali sehari menghadapi risiko 3,6 x lebih besar terkena sakit kepala dari pada pengguna ponsel kurang dari dua kali sehari. Para pengguna juga menghadapi risiko 2,3 kali terkena pusing-pusing dan 5,4 kali terkena kehilangan konsentrasi dibanding non-pengguna. Orang-orang muda menghadapi risiko lebih besar, mereka yang berusia dibawah 30 tahun menghadapi risiko 3 – 4 kali lebih besar dibandingkan pengguna yang lebih tua.

Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan handphone adalah sejenis gelombang microwave yang termasuk jenis radiasi non-ionisasi dan levelnya tergolong rendah / low level radiation. Dari puluhan kajian ilmiah yang telah dilakukan sampai sekarang ini, belum terdapat bukti ilmiah hasil olahan kajian yang skala cakupan dan secara komprehensif dapat meyakinkan bahwa efek radiasi non-ionisasi pada pemakaian handphone berakibat serupa dengan efek pancaran radiasi gelombang elektromagnetik jenis ionisasi yang telah dinyatakan positif sebagai salah satu penyebab tumor otak atau pun kerusakan DNA pada sel jaringan tubuh manusia.

Beberapa Penemuan di berbagai negara tentang Bahaya-bahaya penggunaan ponsel :

Memanaskan Otak dan Kulit
·         Di Inggris. Ponsel dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya. Sebuah kajian yang telah diterbitkan di Inggris tahun lalu, mengungkapkan tingkat paparan (exposure) gelombang dari ponsel yang ditempelkan di dekat telinga atau bagian badan tertentu lebih besar daripada tingkat paparan dari stasiun ponsel terhadap seluruh badan.
·         Di Swedia. Sebuah studi menunjukkan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka dan kepala dari pengguna ponsel. Di Swedia juga dilaporkan pada tahun 2006 bahwa kita memiliki risiko 240 persen lebih besar terkena kanker otak berbahaya, tepatnya di bagian kepala yang berdekatan dengan telinga yang sering digunakan untuk bertelepon. Penggunaan ponsel meningkatkan risiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Anak-anak yang tulang tengkoraknya lebih tipis dan otaknya lebih kecil menghadapi risiko lebih besar.
Australia. Tikus percobaan yang terkena radiasi ponsel selama 18 bulan, menghadapi tingkat risiko dua kali lipat terkena kanker.
·         Di Rusia. Ponsel dapat meningkatan suhu permukaan kulit sampai 4,7 oC yang dapat mengarah ke timbulnya kangker kulit. Di Inggris, ditemukan seorang pengguna ponsel yang meninggal karena tumbuhnya sel-sel kanker pada permukaan kulit yang sering bersentuhan dengan ponsel.
·         Di USA. Pengguna bersat ponsel mengalami penurunan hormone melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kangker.
·         Di Austria Perokok pengguna ponsel punya risiko lebih besar terkena kangker dibanding pengguna ponsel non perokok.




Berikut adalah tips yg bisa kita lakukan untuk mengurangi dampak radiasi ponsel :
1.   Sebaiknya jgn mengaktifkan ponsel dekat bayi atau anak,karean dampak radiasinya lebih besar pada anak drpd dewasa
2.     Gunakan peralatan tambahan seperti headset/earphone untuk mengurangi paparan radiasi,meskipun tidak 100% menguranginya. Atau gunakan fasilitas loudspeaker.
3.      Usahakan memposisikan ponsel jauh dari tubuh
4.   Kurangi berbicara banyak pada saat menggunakan ponsel, karena radiasi lebih banyak dipancarkan saat anda berbicara dan mengirim sms daripada saat mendengarkan/menerima sms.
5.     Sebisa mungkin menggunakan sms dari pada menelepon untuk mengurangi aktifitas radiasi
6.  Pada area dg sinyal lemah,maka radiasi yg dipancarkan semakin kuat, sebaiknya hindari menggunakan ponsel saat sinyal lemah.
7.    Pelindung/casing tambahan justru bisa membuat signal terperangkap dan memancarkan radiasi yg lebih kuat.
8.      Hindari memberikan ponsel pada anak-anak, matikan signal telepon apabila anak menggunakan/memegang ponsel
9.   Bagi ibu-ibu yg hamil dan menyusui jg sebaiknya mengurangi penggunaan ponsel untuk menghindari efek yg tidak baik untuk kesehatan janin dan bayi anda.

Sudah ya_ sekian tulisan kali ini,, maklumi jika comot2 dari lapak tetangga: efek sakit kepala.

PPCPAK

PPCPAK

Pernah dengar teman? saia bahkan baru mendengarnya minggu lalu, secara tidak sengaja pula.

Nah_ PPCPAK adalah program yang digawangi oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi, sebagai upaya untuk mewujudkan ketersediaan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan pembangunan nasional dan daerah, dan untuk meningkatkan daya saing bangsa, pemerintah mengembangkan salah satu pentuk pendidikan tinggi yang disebut Community Collage (Akademi Komunitas), untuk mempersiapkan pengembangan dan pendirian AK, maka perlu Program Pendidikan Calon Pendidik Akademi Komunitas (PPCPAK).

Sampai disini sudah paham? Yaph_ saia juga belum, bahasanya terlalu payah. Intinya ya, program Dikti kali ini bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pendidik untuk akademi komunitas, mereka yang telah lulus tes tiga tahap akan diberi pendidikan selama satu tahun untuk kemudian ditempatkan dimanapun akademi komunitas diselenggarakan. Lulusan PPCPAK diharapkan memiliki keunggulan dalam kompetensi sebagai pendidik professional dibidang kejuruan. 

Mirip dengan PPGT? Yaph_ sedikit mirip, bedanya PPGT untuk mengajar di sekolah kejuruan sedang PPCPAK untuk mengajar di akademi komunitas.
Pendaftaran seleksi gelombang kedua untuk angkatan kedua tahun ini sudah ditutup tanggal 23 agustus 2013 lalu, setelah hasil seleksi gelombang pertama diumumkan. Angkatan pertama PPCPAK sekarang sedang mengikuti perkuliahan dikampus penyelenggara pilihan mereka.

Adapun peserta terpilih haruslah lulus melewati tiga saringan, yang pertama adalah seleksi administratif, pendaftar dapat mengetahui lulus tidaknya dengan cara login keakun yang telah didapatkan ketika mendaftar, selanjutnya adalah tes online,, jangan dikira tes online ini bisa dilakukan dimana saja yang penting online, tes tahap dua ini diselenggarakan ditempat yang sudah ditentukan panitia, dengan waktu yang juga sudah diberitahu sebelumnya, adapun materi tes tidak jauh-jauh dari TPA (tes potensi akademik) dan juga tes kemampuan bahasa inggris. Setelah itu? Ya wawancara, akhir dari sesi tes.. tunggu saja, jika lulus maka tanggal 9 september perkuliahan akan dimulai.. insyaallah.

Apa peserta PPCPAK itu PNS? Hehe.. tentu saja tidak, jangan berharap lebih dari program ini, tidak ada iming-iming kearah sana, ada sih kabar angin yang bilang bahwa mereka akan di-S2 kan, tapi who knows?? Angkatan satu saja baru akan ujian kompetensi oktober mendatang.  

chrysantemum

CURSE OF THE GOLDEN FLOWER..

Pernah dengar sebelumnya?? Yaph_ itu adalah judul film yang dirilis tahun 2006 dengan latar belakang Dinasti Tang. Bercerita tentang keluarga kaisar Ping yang penuh penghianatan, kelicikan dan kekejaman (sadis euy). Tapi yang ingin dibicarakan disini bukan tentang ratu phoenik atau chow yun fat yang berperan sebagai kaisar. Sekali lagi bukan.

Tulisan ini sebenarnya bermula dari rasa ingin tahu tentang bunga krisan yang disulam oleh sang permaisuri untuk festival bunga seruni. Secantik apa sebenarnya bunga krisan yang dimaksud.. dan pencarian dimulai,, ternyata oh ternyata: bunga tersebut ada dalam pot bunga di beranda rumahku (ah.. minim pengetahuan mengenai bunga membuatku terlihat bodoh *jangan bilang siapa-siapa ya). Hm.. setahuku sih namanya bunga aster, dan kabar baiknya aku tidak salah mutlak karena kata wikipedia,, bunga seruni (nama lainnya) memang bagian dari suku asteraceae yang mencakup berbagai jenis chrysantemum. (cihuy..!!)

Bunga ini juga dapat berfungsi sebagai insektisida, karena mengandung unsur piretrin yang aktif mengusir serangga. Senyawa ini dapat mengganggu sistem syaraf serangga dan menghambat perkembangan serangga dalam penetasan telur (pembasmian serangga hingga akarnya: sadis euy). Namun bagi yang bukan serangga, ada kabar baik mengenai bunga ini: selain bermanfaat untuk mengatasi influenza, bunga ini juga mengandung antioksidan yang mampu menyerap racun dari tubuh, mengahambat penuaan, de el el. Mungkin itu sebabnya ada teh bunga krisan dijepang sana.

sidukuang anak

Ok_ penjelajahan pagi ini berkaitan dengan tanaman obat, meski dari latar belakang sosial dan terakhir kali belajar tentang tumbuhan itu dibangku SLTP tapi bukankah ilmu itu tidak hanya dibangku sekolah? (dimeja juga ada)

Hasil pertama yang didapat adalah ‘sidukuang anak’ atau dikenal dengan nama meniran, bahasa gaulnya phyllantus nirun. Tanaman ini mudah ditemui di halaman rumah (yang gak terawat) atau di kebun, di hutan.. pokoknya nie tanaman tersebar diseluruh tropis indonesia.

Tanaman ini dipercaya mampu sebagai obat yang berkaitan dengan saluran empedu dan juga sebagai penurun jumlah virus hepatitis B dalam darah.. nah_ yang terbaru adalah tanaman ini ternyata juga bisa sebagai imunomudulator (apa lagi itu?). imunomodulator berperan membuat sistem imun lebih aktif menjalankan fungsinya, menguatkan sistem imun tubuh (imunostimulator) atau menekan reaksi imun yang berlebihan (imunosuppressan). *jadi bisa dibilang sebagai penyeimbang daya tahan tubuh.. jadi teringat sakit lupus, bisa gak ya ‘diselesaikan’ dengan tanaman ini??

Selain itu meniran mengandung ‘flavanoid’ yang berfungsi meningkatkan trombosit darah (sekandung dengan jambu biji berarti). Jadi meniran bisa jadi alternatif obat untuk penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).. tapi kalau boleh memilih sih_ lumayan makan jambu biji daripada melalap meniran. Pun berkaitan dengan tuberkulosis.. tanaman ini tengah dikembangkan untuk memberantas penyakit yang berkaitan dengan paru tersebut. Keren ya_ minimal bagi orang awam seperti saya yang selama ini menganggap bahwa meniran cuma satu dari tumbuhan liar yang harus dicabut dari halaman rumah *merusak pemandangan.

Kesimpulan: ternyata ada banyak hal yang tidak kita ketahui sehingga membutakan kita untuk menyadari betapa banyak rahasia berharga semesta yang kita lewatkan begitu saja.


Puasa..

Aku diam, mendengar pembelaan dari temanku ketika rekan kerja kami mengoloknya, ah..mungkin cuma candaan biasa tapi kulihat membekas dihatinya.

“mereka bercanda” ujarku suatu kali ketika dia bercerita.

“terlalu sering” jawabnya singkat.

“tak perlulah lagi aku berpuasa, jika mereka menilai seperti itu” gumamnya pelan.

Aku tersenyum “jadi kamu puasa untuk mereka?”

“bukan.. bukan itu maksudku” kudengar dia menghela nafas berat.

“kenapa kamu melaksanakan puasa nabi daud?” tanyaku selang beberapa lama.

“aku ingin sehat.. selain pahala, tentu saja” matanya berbinar.

“baiklah, lalu kenapa terusik dengan pernyataan dan pertanyaan mereka?” kutatap dia tepat di retina.

“ya.. kenapa mereka berfikir bahwa puasaku untuk tujuan mendapatkan jodoh, kenapa mereka berfikir bahwa puasaku adalah memperoleh suatu permohonan, atau.. mereka berfikir aku tengah bernazar mendapatkan sesuatu” kalimatnya penuh emosi.

“kamu tidak sedang berfikir bahwa malaikat mencatat ibadahmu sesuai persangkaan mereka, bukan?”

“ya.. tidak” dia tertunduk.

“hm.. untuk ibadah yang spesial, butuh niat yang spesial juga, teman”

Hening memeluk kami beberapa lama

“apa keutamaan puasa nabi daud?” ujarku lagi

Dia tersenyum “kata imam bukhari,, rasulullah bilang.. ‘Sholat yang paling disukai Allah adalah sholat Daud dan puasa yang paling disukai Allah adalah puasa Daud. Dia (Daud) tidur seperdua malam, bangun di sepertiganya, tidur lagi di seperenamnya dan berpuasa sehari serta berbuka sehari’..”

Aku mengangguk “jadi apa ganjarannya?”

Senyumnya makin terlihat sempurna “puasa nabi daud lebih utama dari pada puasa tiga hari dalam sebulan yang pahalanya seperti puasa sepanjang masa. Ia lebih utama juga dari puasa arafah yang ganjarannya adalah dihapuskan seluruh dosa kecilnya selama setahun sebelumnya” dia berhenti sejenak, “tapi tidak dijelaskan secara difinitif apa sebenarnya ganjaran puasa ini” tawa kecilnya terdengar.

“kalau begitu.. yang kamu butuhkan adalah menjaga niat itu agar tetap ikhlas mengharap ridha-Nya. Dan Abaikan semua hal yang melemahkan itu” ujarku diiringi anggukannya.

Penerimaan Total

Bismillah
Kamar Rindu. 21.35

Alhamdulillah,, seharian ini padat nian agenda saya, subuh bermula seperti biasa,, melaksanakan rutinitas (hak dan kewajiban) hingga pukul 6, saya baru ingat bahwa pembahasan soal TO SBMPTN harus diserahkan hari jum’at pagi, masih lama sebenarnya.. terhitung 2 hari lagi, tapi hari ini saya punya agenda mengajar keluar kota, pulangnya saya langsung menuju kampung, lusa baru saya akan kembali. Niat awal, sebelum nanti berangkat keluar kota jam 9.45, pembahasan soal tersebut sudah saya serahkan agar ketika di kampung saya bebas dari semua tugas. Satu persatu soal alhamdulillah saya lalui dengan lancar, tapi pada soal bernomor 64, saya tersendat. Nyaris tak punya jalan. Sehingga saya lompati dan kembali berjalan dengan mulus. Ah.. angka 9.00 sudah tepat dijarum pendek, saya belum mandi dan sejak subuh tadi perut saya asyik bernyanyi, saya baru ingat bahwa kemaren saya langsung tertidur sepulang dari luar kota.

“selesai kak?” tanya adik kos ketika saya berbenah dan menyambar handuk.

“satu soal lagi” sambil tersenyum saya bergegas kekamar mandi. Tidak ada lirik asal-asalan, tidak ada senandung aneh, pun tidak ada suara sumbang yang mengiringi setiap guyuran air, otak saya sedang fokus pada soal bernomor 64 tersebut.

***

Banyak sudah kisah yang terjadi hari ini, termasuk gagalnya saya menyerahkan pembahasan soal tersebut sebelum berangkat keluar kota.  Phufft,, saya lelah tapi soal itu menciptakan penasaran yang membuat saya memutuskan menunda tidur, dengan pensil kesayangan, mulailah kombinasi angka dan huruf menghiasi kertas. Dan... berhasil, hey.. saya berhasil..!!! kantuk yang tadi mengiringi lelah langsung menyingkir mendengar teriakan saya. Pencapaian terbesar hari ini,, sungguh rasanya sangat menyenangkan.. mari teman, sini saya bagi soal tersebut:

Jika fungsi TR = 80Q – 2Q2, berapakah penerimaan total jika elastisitas permintaan 4?

Singkat memang, tapi tidak sesingkat waktu yang saya butuhkan untuk menyelesaikannya:

TR= PxQ à TR= 80Q – 2Q2
                     TR= Q (80 – 2Q)

P = 80 – 2Q à 2Q = 80 – P
                          Q  = 40 – 0.5P
                          Q’ = -0.5

ED = Q’x P/Q à    4     = -0.5 x (80–2Q)/Q
                            4/0.5  = (80–2Q)/Q
                               8     = (80–2Q)/Q
                               8Q = 80–2Q
                        8Q+2Q  = 80
                             10Q  = 80
                                 Q  = 80/10
                                 Q  = 8
Jadi Penerimaan Total à  TR= 80Q – 2Q2
                                        TR= 80(8) – 2(82)
                                        TR= 640 – 128
                                        TR= 512

Ha..ha.. sederhana, bukan?

Hoam.. kantuk yang tadi saya kira menyingkir karena teriakan saya kembali datang, ternyata dia pergi untuk kembali dengan kemampuan yang lebih besar.
Selamat tidur,, semoga Allah mendekatkan semua rahasia dengan jawabannya. Amiin..

Batuk..

uhuk..uhuk.. sudah seminggu 'teman' ini setia menemaniku, makanya disela 'sapaan'nya, kusempatkan juga mencari 'seseuatu' yang membuatnya agar segera pergi (ma'af batuk..jam kunjungan sudah habis), berikut beberapa jenis 'ramuan' yang bisa digunakan untuk 'meminta'nya pergi.

Ramuan 1:


8 g kencur, 2 lembar daun sirih, 2 g buah adas, 2 g daun saga, 0,05 g buah kemukus, 0,05 g kapulaga. Semua bahan direbus dengan 135 ml air dan diminum dua kali sehari selama dua minggu.

Ramuan 2:

1 siung bawang putih, 1 sendok makan air jahe, air kunyit, air jeruk nipis, madu, dan 3 sendok makan air matang. Ramuan dikukus, lalu diminumkan tiga atau empat kali sehari dua sendok teh.

Ramuan 3:

3 buah kapulaga, 15 butir kemukus, 1 sendok teh jintan hitam, 1 sendok teh adas, 1 jari pulosari, 2 jari rimpang kencur, dicuci, ditumbuk halus, diremas dengan minyak kelapa 1 sendok makan dan minyak kayu putih 1 sendok teh, untuk melumas dada dan leher.

Ramuan 4:

4 buah kemukus, 1 jari kulit kayu manis, dicuci dan dipotong seperlunya, direbus dengan air bersih 4 gelas makan sehingga hanya tinggal setengahnya; sesudah dingin disaring dan diminum dengan madu murni seperlunya (tiga kali sehari).

*********

Untuk batuk kering:

Jeruk nipis

Ambil 1 buah jeruk nipis yang banyak airnya, peras dan tambahkan 2 sendok makan madu. Aduk lalu diminum dua kali sehari (pagi dan petang).

Belimbing wuluh

Ambil 10 buah belimbing wuluh, cuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak dan sedikit garam sedikit. Setelah diperas dan disaring, minumlah dua kali sehari (pagi dan petang).

Kencur

Ambil 1 jari rimpang kencur (jangan dibuang kulitnya). Cuci bersih dan langsung dikunyah halus dengan garam sedikit. Telan dan gelontor dengan minum air hangat. Lakukan dua kali sehari.

Daun saga

Ambil 1 genggam daun saga beserta tangkainya dan 1 genggam daun asam. Rebus dengan 3 gelas air bersih hingga menjadi 2 gelas. Diamkan sampai menjadi dingin, saring dan minum dua kali sehari.

Sebagai ekspektoran:

Kapulaga

Seduh 5 g serbuk buah adas dengan secangkir air mendidih. Setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk merata, minum sekaligus. Diminum dua kali sehari sampai sembuh.

Lidah buaya

Ambil 1 batang daun lidah buaya dihilangkan durinya. Cuci bersih dan diparut, diperas, lalu diaduk dengan 6 sendok makan madu. Minum beberapa kali.

Sebagai peluruh dahak:

Jahe

Ambil 1/2 ruas jahe dan tumbuk hingga halus. Tambahkan 2 gelas air bersih lalu rebus sampai 1/2 jam. Minum rebusan 2 - 3 kali sehari.

Untuk sesak napas:

Patikan kerbau

Ambil segenggam herba patikan kerbau. Tambahkan air dan lumatkan. Peras menjadi 1/2 mangkuk dan diminum.

Adas

Ambil 10 tetes minyak adas. Seduh dengan 1 sendok makan air panas. Minum selagi hangat. Lakukan tiga kali sehari sampai sembuh.

Untuk batuk lebih dari 100 hari dan kering:

Bidara upas

Ambil 30 g umbi bidara upas yang masih segar, dicuci dan diparut. Tambahkan 2 sendok makan air masak. Saring lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Aduk kemudian diminum tiga kali sehari.

Sumber: Intisari

oke...moga berhasil ^^